Senin, 04 Januari 2021

OJK Luncurkan Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi

Sumber: Media Asuransi

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan layanan urun dana berbasis teknologi (security crowdfunding/SCF). Layanan ini diklaim bisa menjadi alternatif sumber pendanaan baru bagi pengusaha muda dan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang belum bankable.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, upaya diluncurkannya layanan urun dana berbasis teknologi  (security crowdfunding/SCF) sebagai bagian dalam mendukung perkembangan pasar modal di tahun 2021.

“Untuk mendukung perkembangn pasar modal pada 2021, kredibilitas dan pendalaman pasar modal merupakan kunci utama. Untuk itu, kami meluncurkan layanan security crowdfunding mulai hari ini,” kata Wimboh dalam acara Pembukaan Pasar Modal 2021, Senin 4 Januari 2021.

Menurut Wimboh, ke depan security crowdfunding selain menyediakan pendanaan bagi pelaku UMKM yang secara khusus menyediakan barang dan jasa pemerintah. Ia mencatat, saat ini pengadaan elektronik pemerintah yang melibatkan UKM mencapai Rp74 triliun dengan melibatkan 160.000 UMKM.

Selain melalui peluncuran SCF, lanjut Wimboh, OJK akan mengakselerasi pengembangan pasar modal dengan mengadopsi teknologi yang nantinya dapat digunakan untuk melakukan proses IPO secara online.

“Ada berbagai program sosialisasi dan edukasi pasar modal yang nantinya akan disinergikan dengan BEI dan stakeholder lainnya untuk menerapkan basis teknologi ini,” pungkasnya.


Sumber: Media Asuransi

Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Follower

Recent Posts